Padang - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Senin pagi (13/4/2026). Pasalnya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang menggelar kegiatan Halalbihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar anggota. 


Kegiatan ini dihadiri oleh Penasehat DWP Kota Padang Ny. Dian Fadly Amran, Penasehat DWP Ny. Cici Maigus Nasir, Pj. Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, serta seluruh anggota DWP Kota Padang. 


Di depan seluruh anggota, Ny. Dian Fadly Amran mengajak untuk tidak hanya aktif pada kegiatan seremonial, tapi juga hadir secara nyata bagi masyarakat. 


"Mari kita jadikan organisasi DWP kita ini sebagai wadah untuk bertumbuh, berbagi, dan berkontribusi. Tidak hanya aktif dalam seremonial, namun juga bersifat substantif melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya. 


Senada dengan itu, Ny. Cici Maigus Nasir menekankan pentingnya Halalbihalal sebagai ruang menyatukan hati setelah melewati berbagai dinamika dalam organisasi. 


“Mari kita satukan hati, satukan jiwa, saling memohon maaf lahir dan batin,” pesannya. 


Sementara itu, Pj. Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa menyebut kegiatan ini sebagai titik awal untuk memperbarui energi organisasi. Ia mengajak seluruh anggota mempererat persatuan dan memperkuat komitmen dalam menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. 


Kegiatan juga semakin bermakna dengan tausyiah yang disampaikan oleh Buya Ristawardi, yang memberikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya menjaga ukhuwah, keikhlasan, dan semangat saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri. 


Melalui Halalbihalal ini, DWP Kota Padang diharapkan semakin solid sebagai organisasi perempuan yang mampu menjadi ruang bertumbuh, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Padang. (**)

 



Deli Serdang - Unit Reskrim Polsek Pancur Batu menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran dan penggunaan narkoba di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (12/4/2026) dini hari. 


Dalam penggerebekan tersebut, para pelaku berhasil melarikan diri, namun petugas mengamankan sejumlah barang bukti.


Operasi yang dinamakan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ini dipimpin oleh Kapolsek Pancur Batu, Kompol Junaidi, dengan pelaksana di lapangan dipimpin oleh Pawas Kanit Reskrim, Iptu Rudi Salam Tarigan,  bersama personel Unit Reskrim dan Unit Patroli Polsek Pancur Batu.


Kegiatan diawali dengan apel di Mako Polsek Pancur Batu pukul 23.30 WIB, sebelum personel bergerak menuju sasaran pertama yakni sebuah warung  Palobar di Jalan Djamin Ginting, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit.


"Saat dilakukan pengecekan, para pelaku narkoba telah melarikan diri dan lokasi dalam keadaan kosong," Kompol Junaidi saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/4/2026).


Selanjutnya, personel bergerak ke sasaran kedua yang masih di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di belakang Bungalow Ananda, tikungan Amoy, Desa Bandar Baru.


Saat petugas masuk dari portal, para pelaku kembali berhamburan melarikan diri.


Meskipun tidak ada tersangka yang ditangkap, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua lokasi, berupa alat hisap sabu-sabu (bong), Puluhan klip plastik kecil, Mancis, Pisau cutter.


Setelah pengamanan barang bukti, petugas melakukan pembakaran terhadap lokasi yang selama ini dijadikan tempat peredaran maupun penggunaan narkoba.


Tindakan ini bertujuan untuk menekan pergerakan peredaran narkotika di wilayah tersebut. (**)

  


Padang - Mewakili Wali Kota Padang, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Ances Kurniawan mengatakan, keberadaan PKPS di Kota Padang sangat dirasakan dampaknya. Perantau Pessel di Padang dikenal egaliter, gigih, pekerja keras dan pandai bergaul.


“Perantau Pessel di Padang ibarat dua sisi. Sebagai Warga Padang secara administrasi, tetapi kita tidak lupa dengan asal Orang Pessel yang bukan rantau yang tidak jauh dari Padang,” ujar Ances Kurniawan saat Halal Bihalal DPW PKPS Provinsi Sumbar di Gedung Serba Guna DPW PKPS Sumbar di Padang, Minggu (12/4).


Ances mengungkapkan, di era 70-an Kota Padang didominasi Perantau asal Pariaman. Karena saat itu Orang Pessel ke Padang harus melalui jalan berliku dan medan yang berat. Tetapi sekarang akses jalan bagus, Orang Pessel bisa mudah ke Padang. Saat ini siang hari sudah 1 juta lebih Warga Padang yang datang dari luar dan dalam beraktivitas di Padang.


“Secara kuantitas Orang Pessel sekarang banyak di Padang. Keberadaannya menyebar. Bahkan di Padang sekarang nomor dua Perantau Pessel terbanyak,” terangnya.


Dengan keberadaan Perantau Pessel yang cukup besar di Padang, Ances berharap dapat mendukung program pembangunan Pemko Padang melalui sembilan program unggulannya.


Ketua Panitia Halal Bihalal DPW PKPS Sumbar Widoyo Hermanto mengatakan, Perantau Pessel berkumpul hari ini sebagai arti dari persaudaraan, kepedulian dan tanggungjawab sosial.


“Tema Halal Bihalal kali ini sangat sederhana, yakni Rindu Pasisia, Baiyo Batido di Rumah Gadang. Ini bukan sekadar rasa, tetapi pengingat siapa kita. Adat Minangkabau, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kemana pun kita pergi merantau kita menyesuaikan diri. Tetapi tidak boleh meninggalkan jati diri kita sebagai orang pasisia. Kita boleh hidup di mana saja, berkiprah di semua bidang. Sebagai orang pasisia kita punya akar yang sama,” tegasnya.


Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim mengajak Perantau Pessel membangun kampung halamannya. 


“Untuk membangun kampung halaman Pessel kita tidak akan pernah bicara pangkat dan jabatan. Yang penting bagi kita Orang Pessel wajib berkontribusi berbuat untuk kampung halaman. Baik fisik maupun kehidupan sosial,” ajaknya.


Tidak dipungkirinya, kondisi Pessel saat ini masih termasuk daerah miskin. Saat ini Pessel peringkat 17 daerah termiskin dari 19 kabupaten kota di Sumbar.


"Pessel sudah keluar dari status tertinggal. Namun masih masuk kategori daerah miskin. Peringkat daerah ini naik, sebelumnya Pessel nomor 18 termiskin di Sumbar. Kini nomor 17,” ungkap Risnaldi.


Risnaldi mengaku sangat sedih daerah ini masuk daerah miskin. Padahal, Pessel memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar, baik itu laut, hutan dan pertanian. “Sekarang masih miskin. Kenapa seperti ini? Apa pemerintah tidak mengurus, atau SDA ini benar- benar ada atau tidak ada. Atau masyarakat yang belum siap mengolah SDA yang ada?” tanya Risnaldi.


Untuk membangun Pessel yang memiliki potensi SDA, perlu optimisme, tidak hanya dari masyarakat tetapi juga perantau. Pembangunan di Pessel yang dilakukan Pemkab Pessel tidak hanya keluar dari kemiskinan tetapi juga kesehatan dan pendidikan.


Risnaldi pada kesempatan itu juga meminta dukungan perantau terhadap dunia investasi di Pessel. Saat ini menurutnya cukup banyak investor yang berinvestasi di sector pariwisata di pessel. Khususnya di kawasan wisata Mandeh. 


"Akan banyak investor yang masuk ke Mandeh. Karena itu kita butuh dukunngan dari perantau agar semuanya berjalan dengan baik,” harapnya.


Ketua DPW PKPS Sumbar, Sengaja Budi Syukur mengakui, Halal Bihalal yang dilaksanakan hari ini sangat ramai dihadiri perantau. Hal ini membuatnya rindu suasana Halal Bihalal tahun 2007 silam. Di mana saat itu cukup ramai perantau berkumpul seperti sekarang.


Pertemuan digelar di Gedung Serbaguna DPW PKPS Sumbar ini, sekaligus menyampaikan informasi kepada perantau bahwa, DPW PKPS Sumbar memiliki gedung di Padang yang representatif untuk baiyo batido, berkumpul dan bersilaturahmi.


“Kita berkumpul di sini juga sekaligus ingin perlihatkan gedung ini masih banyak kekurangan. Pembangunan lantai 2 gedung ini belum selesai. Gedung ini dibangun swadaya Tokoh dan Masyarakat Pessel. Kami titip kepada Bupati Pessel agar ada kelanjutan pembangunan gedung ini untuk lantai 2,” harapnya. (Relis)

   


Padang - Musyawarah Besar (MUBES) Alumni Universitas Bung Hatta Tahun 2026 menegaskan kematangan demokrasi organisasi alumni melalui keputusan strategis yang dihasilkan secara musyawarah dan mufakat. 


Dalam forum tertinggi yang sarat legitimasi tersebut, seluruh peserta secara bulat menyepakati Ir. Mardiansyah, S.T., M.T., M.B.A sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta periode 2026–2031.


Mengusung tema “Sinergi Visioner Berintegritas”, MUBES 2026 tidak sekedar jadi agenda rutin organisasi, melainkan momentum konsolidasi nasional alumni untuk membangun arah baru yang lebih progresif, solid, dan berdampak.


Tema ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa kekuatan alumni terletak pada kemampuan bersinergi, berpikir jauh ke depan, serta menjunjung tinggi integritas sebagai fondasi utama kepemimpinan.


Kehadiran 8 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan 7 Komisariat dari berbagai penjuru Indonesia menjadi bukti nyata kuatnya basis dukungan serta kokohnya jejaring alumni Universitas Bung Hatta di tingkat nasional. 


Forum ini tidak hanya memperlihatkan soliditas organisasi, tapi juga menunjukkan kesiapan alumni untuk memainkan peran strategis di tengah dinamika pembangunan bangsa.


Terpilihnya Mardiansyah merupakan representasi dari harapan besar alumni terhadap kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan potensi, memperluas jejaring, serta menghadirkan kontribusi nyata.


Dengan latar belakang kepemimpinan dan pengalaman strategis yang dimilikinya, ia diyakini mampu membawa Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta menjadi kekuatan kolektif yang lebih terorganisir, produktif, dan berpengaruh.


Dalam komitmen awalnya, Ketua Umum terpilih menegaskan visi besar kepemimpinannya, yakni membangun ekosistem alumni yang terintegrasi, produktif, dan berdampak luas. 


Visi ini akan diwujudkan melalui penguatan kelembagaan, akselerasi kolaborasi lintas sektor, serta penciptaan ruang-ruang sinergi yang mampu mengoptimalkan potensi alumni di berbagai bidang.


“MUBES ini adalah titik tolak kebangkitan baru alumni Universitas Bung Hatta. Kita tidak hanya berhenti pada konsolidasi, tetapi bergerak menuju aksi nyata—membangun ekosistem alumni yang terintegrasi, produktif, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.


MUBES 2026 sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan Ikatan Alumni Universitas Bung Hatta—sebuah fase transformasi menuju organisasi yang lebih modern, inklusif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi institusi, alumni, dan masyarakat luas. (**)

   


Jakarta - Ribuan perantau Minangkabau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM) menguasai Gedung Nusantara V DPR MPR, Senayan Jakarta pada Sabtu pagi,


Alunan musik selamat datang didendangkan pemain Gandang Tasa yang “mahoyak” gedung parlemen dan membuat suasana meriah jelang Pelantikan Pengurus DPP IKM Pusat 2026-2031.


Sejumlah bundo kandungan dengan pakaian kebesaran juga menanti tamu yang mengadiri acara pelantikan tersebut


Ribuan pengurus IKM dan perantau seantero Indonesia datang menghadiri Alek Rang Minang yang diselenggarakan kawasan parlemen.


Sejumlah tokoh silih berganti datang dan masuk ke gedung parlemen menghadiri pelantikan tersebut mulai dari Penasehat Presiden Raffi Ahmad, Kepala BP BUMN Donny Oskaria, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot, Wali Kota Padang Fadly Amran hingga Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah serta tokoh lainnya hadir. 


Ketua DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade didampingi Sekjen Braditi Maulevey terlihat sibuk menyalami pengurus hingga menyambut tamu undangan yang hadir.


Seluruh perantau minang saling bertegur sapa, menyalami serta menanyakan kabar mereka di perantauan.


Bahasa Minang menyatu di udara kawasan parlemen dan seakaan memindahkan Sumatera Barat ke lokasi tersebut. 


Seakan ingat kampung halaman karena bertemu kawan dan kenalan di kampung halaman dulunya dan kini sama “bakureh” di perantauan.


Suasa akrab rang minang menjadi pertemuan khidmat di ujung bulan Syawal serta menyambung tali silaturahim antar anak minang di perantauan.


Presiden Komunitas Minang Rantau (Komintau) Harris Hidayat Dt Batuah mengapresiasi acara pelantikan yang megah digelar di gedung parlemen.


Menurut dia apa yang sudah dilakukan Andre Rosiade sebagai Ketua IKM menjadi gambaran peran penting warga Minang di kancah nasional serta menjawab pertanyaan peran warga minang di rantau untuk ranah.


“Kami bangga karena pelantikan di gedung parlemen dan seluruh Anak Minang hadir di sini memberikan kontribusi mereka di berbagai bidang,” katanya.


Ia berharap kolaborasi perantau Minang terus semakin solid dan kuat menjalin kebersamaan di rantau untuk Ranah Minang.


“Kami Komintau siap berkolaborasi dengan IKM untuk memberikan kontirbusi nyata bagiwarga Minang di rantau maupun warga di Ranah,” kata dia. (**)

 



Padang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025, Senin (6/4/2026).


Di rapat tersebut, DPRD secara resmi menyatakan persetujuannya terhadap LKPJ. ​Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang,  Muharlion didampingi jajaran Wakil Ketua.


Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat seperti LKAAM dan MUI.


​Ketua DPRD Muharlion menyampaikan bahwa rapat telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Tata Tertib DPRD Kota Padang. Dari total 45 anggota dewan, sebanyak 27 anggota telah hadir dan menandatangani daftar hadir.


​Ia menjelaskan bahwa agenda hari ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian LKPJ oleh Wali Kota pada 6 Maret 2026 lalu. Selama prosesnya, Pansus 1, 2, 3, dan 4 telah bekerja maraton melalui rapat internal, kunjungan kerja, hingga pembahasan intensif bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

​Agenda utama sidang mendengarkan laporan hasil pembahasan yang disampaikan oleh Juru Bicara Gabungan Pansus, H. Iskandar, M.H.I.


Laporan tersebut merangkum catatan kritis, apresiasi, serta rekomendasi dari seluruh fraksi di DPRD terhadap kinerja pemerintah kota sepanjang tahun 2025.

​Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan, khususnya tim Pansus, yang telah membedah LKPJ secara multidimensi.


​"Masukan dan tanggapan yang telah diberikan akan kami jadikan bahan evaluasi guna perbaikan kinerja Pemerintah Kota Padang ke depan. LKPJ ini bukan hanya laporan formalitas, melainkan alat ukur untuk perencanaan kebijakan pada tahun anggaran berikutnya," tegas Fadly.


​Fadly juga mengakui bahwa pembangunan di tahun 2025 masih memiliki ruang untuk perbaikan. Ia berkomitmen untuk terus bersinergi dengan legislatif agar program-program kerja yang direncanakan dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (**)

  


Padang – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat (Sumbar) mendorong seluruh lembaga penyiaran radio dan televisi untuk menjaga kualitas konten siaran agar selaras dengan nilai adat istiadat dan budaya di Ranah Minang.


Pengawasan ketat juga diterapkan terhadap konten yang dianggap tidak sesuai, termasuk konten yang mengarah atau berbau LGBT.


Menurut Koordinator Bidang Pengelolaan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP) KPID Sumbar, Nofal Wiska,  pihaknya berkomitmen memperkuat pengawasan isi siaran agar tidak lari dari filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).


“Kami terus mendorong lembaga penyiaran untuk memproduksi dan menayangkan konten yang mendidik, menghibur, sekaligus menjaga kearifan lokal Sumatera Barat. Ini termasuk pengawasan ketat terhadap konten yang bertentangan dengan norma agama, adat, dan budaya masyarakat Minangkabau, termasuk konten LGBT,” ujar Nofal Wiska.


Pernyataan ini sejalan dengan upaya penataan struktur organisasi baru KPID Sumbar periode 2026–2029 yang baru saja dilakukan. KPID memecah Bidang Pengawasan Isi Siaran menjadi dua, yaitu Pengawasan Isi Siaran Televisi dan Pengawasan Isi Siaran Radio, guna meningkatkan efektivitas pengawasan di tengah perkembangan media penyiaran yang semakin pesat.


Sementara itu, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Sumbar, Riki Chandra, mendorong Pemerintah Provinsi Sumbar untuk melahirkan landasan hukum terkait konten yang bertentangan dengan agama, adat dan budaya di Sumbar. 


"Landasan hukum dalam bentuk Perda ataupun Pergub sejatinya hadir menjadi benteng moral generasi muda, sekaligus mempertegas peran pemerintah menjaga ruang publik dari hal yang bertentangan dengan ABS-SBK," kata Riki didampingi Anggota KPID lainnya, Jonnedi, Yogi Afriandi dan Oldsan Bayu Pradipta.


Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) secara peraturan perundang-undangan memang hanya bisa mengawasi televisi dan radio yang menggunakan frekwensi publik. Namun, KPID Sumbar berkomitmen untuk berperan serta melakukan pencerdasan masyarakat dalam penggunaan media sosial.


"Insya Allah KPID Sumbar akan melakukan langkah progresif untuk media sosial. Ini penting dilakukan mengingat dampak luas bagi maayarakat Sumbar, walaupun kewenangan KPID tidak sampai ke sana. Paling tidak, kita berupaya mengimbau dan mengingatkan," sambung Ketua KPID Sumbar, Yusrin Tri Nanda yang diamini Wakil Ketua Jimmy Syah Putra Ginting. (**)

   


PADANG - Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) berbahan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) yang digagas Yayasan Buddha Tzu Chi di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (6/4/2026).


Di lahan bekas bumi perkemahan Pramuka itu, Indrieffouny tampak menyusuri deretan bangunan yang mulai berdiri, berdialog dengan perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi dan para pekerja, serta memastikan konstruksi yang menggunakan Sepablock terpasang dengan baik.


Dalam kunjungan tersebut, Indrieffouny didampingi Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, dan Staf Direksi Donny Aswin Idham. Kehadiran jajaran pimpinan itu menunjukkan bahwa proyek tersebut menjadi perhatian serius, baik dari sisi sosial maupun inovasi bahan bangunan.


“Di sini saya melihat langsung progres pembangunan hunian tetap yang menggunakan Sepablock. Nantinya akan dibangun sebanyak 150 unit hunian,” ujar Indrieffouny di sela kunjungan.


Hunian tetap ini dirancang bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang kehilangan tempat tinggal. Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang, bukan sekadar tempat berteduh sementara.


Indrieffouny menyampaikan optimisme bahwa tahap awal pembangunan akan segera rampung. “Kita berharap 40 unit pertama bisa segera selesai dan dapat ditempati oleh masyarakat terdampak,” katanya.


Sepablock menjadi salah satu faktor utama yang mendukung percepatan proyek ini. Dibandingkan metode konvensional, bata interlock dinilai mampu memangkas waktu pembangunan secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas. Sistem pemasangan yang saling mengunci membuat proses konstruksi lebih cepat, rapi, dan efisien.


Selain itu, material ini juga mampu menjaga suhu ruangan tetap sejuk, sehingga menjadi nilai tambah untuk hunian di wilayah beriklim tropis seperti Padang.


Melihat tingginya minat terhadap Sepablock, Indrieffouny menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kapasitas produksi. “Kami akan terus meningkatkan volume produksi Sepablock untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus tumbuh,” ujarnya.


Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG dan PT Semen Padang. Ia menilai kolaborasi tersebut berjalan sangat baik, terutama dalam menjaga standar kualitas bangunan.


“Kami sangat berterima kasih kepada manajemen SIG dan PT Semen Padang yang telah mengunjungi sekaligus mendukung pembangunan hunian tetap ini,” ujar Kahar.


Ia menambahkan, setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera direspons oleh tim PT Semen Padang. Hal itu membuat proses pembangunan berjalan lebih lancar dan terkontrol.


“Dukungan yang diberikan betul-betul nyata. Kekurangan apa pun langsung ditindaklanjuti untuk memastikan kualitas tetap terjaga,” katanya.


Menurut Kahar, keputusan menggunakan Sepablock tidak terlepas dari komunikasi intens antara pimpinan SIG, PT Semen Padang, dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Dari diskusi tersebut, diperoleh solusi konstruksi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memberi kenyamanan bagi penghuni.


“Pemasangannya lebih cepat, sehingga menghemat waktu dan biaya. Selain itu, kondisi di dalam rumah juga terasa lebih sejuk,” jelasnya.


Dengan progres yang terus berjalan, harapan kini bertumpu pada rampungnya 40 unit pertama dalam waktu dekat, sehingga memberi secercah kepastian bagi para penyintas untuk kembali membangun kehidupan dari titik yang baru. (**)

  


Padang, – SMK Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Pada tahun 2026, sebanyak 52 persen siswa kelas XII yang diusulkan dinyatakan lulus ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).


Capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan oleh SMK Semen Padang, sekaligus menunjukkan komitmen sekolah dalam mengantarkan peserta didik menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan masa depan yang cerah.


Para siswa yang lolos SNBP tahun ini diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, di antaranya Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, serta Universitas Andalas. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi SMK Semen Padang sebagai salah satu sekolah unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional.


Kepala SMK Semen Padang, Muhamad Alayu, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan 52 persen siswa lolos melalui jalur SNBP merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian kelulusan 52 persen melalui jalur SNBP tahun ini. Ini adalah hasil kerja keras para guru, dukungan penuh orang tua, serta semangat juang siswa yang luar biasa. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar prestasi ini terus meningkat,” ujarnya.


Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari pelayanan optimal para guru dalam proses pembelajaran, serta peran aktif tim Bimbingan Konseling (BK) yang secara konsisten mendampingi siswa dalam menentukan arah pendidikan dan menggali potensi terbaik mereka.


Apresiasi juga datang dari Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq. Ia menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih salah satu sekolah di bawah naungan yayasan tersebut.


“Kami merasa bangga dan bahagia atas capaian yang diraih SMK Semen Padang. Prestasi ini menunjukkan kualitas pendidikan yang terus berkembang. Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang,” katanya.


Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dalam menggapai cita-cita.


SMK Semen Padang juga mengajak masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya untuk bergabung pada Tahun Ajaran 2026/2027.


Dengan komitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, sekolah ini terus berupaya mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (***)

   


Padang - Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya dari Jaringan Pemred Sumatera Barat (JPS). Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kepedulian dalam aksi “Bakti untuk Negeri”, khususnya saat merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat.


Kepada wartawan pada Minggu (5/4/2026), Zigo mengatakan penghargaan itu bukan sekadar simbol apresiasi, tetapi juga menjadi amanah moral untuk terus bekerja dan hadir bagi masyarakat.


“Beberapa hari yang lalu, saya menerima penghargaan dari Jaringan Pemred Sumatera Barat. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kepedulian dalam ‘Bakti untuk Negeri’, khususnya dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat,” ujar Zigo.


Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah, kebijakan, dan upaya yang dilakukan harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat bencana.


“Sebagai wakil rakyat, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi pengingat bagi kami untuk terus memastikan setiap langkah dan upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terlebih dalam situasi bencana, kehadiran negara dan kepedulian semua pihak menjadi sangat penting,” katanya.


Zigo menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga terkait, hingga masyarakat. Menurutnya, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang terdampak langsung oleh bencana.


Sementara itu, Ketua Jaringan Pemred Sumatera Barat, Adrian Tuswandi, mengatakan penghargaan yang diberikan kepada Zigo Rolanda merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian dan kontribusinya terhadap masyarakat Sumatera Barat, terutama dalam situasi kebencanaan.


“Penghargaan ini kami berikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki komitmen nyata untuk masyarakat. Pak Zigo Rolanda menunjukkan kepedulian yang konsisten, khususnya dalam merespons berbagai persoalan masyarakat, termasuk saat terjadi bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat,” ujar Adrian.


Ia menambahkan, penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” merupakan bentuk penghormatan JPS kepada tokoh dan lembaga yang hadir serta berkontribusi nyata bagi daerah.


Adrian yang didampingi Sekretaris JPS, Gilang Gardhiolla Gusvero, menegaskan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi simbol dukungan moral agar para tokoh penerima terus menjaga komitmen pengabdian kepada masyarakat.


“Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus hadir bersama masyarakat dan memberikan kontribusi terbaik bagi Sumatera Barat,” kata Adrian.


Lebih lanjut, Zigo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan JPS. Ia menyebut penghargaan tersebut akan menjadi penyemangat untuk terus bekerja lebih maksimal demi kepentingan masyarakat Sumatera Barat.


“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja, hadir, dan berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat Sumatera Barat,” tutupnya. (***)

Selamat datang di Website www.analitisnews.my.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius