Oleh: Two Efly Wartawan Ekonomi



Pertengahan Februari, salah seorang tokoh masyarakat Minang yang juga Ketua BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan keprihatinannya.


Sebagai anak rantau, ia cemas melihat kondisi ranah. Ekonomi yang kian terpuruk menjadi perhatian utamanya saat berkunjung ke kampung halaman.


Sebagai pengusaha, ia menyarankan Sumatera Barat segera berbenah. Pertumbuhan ekonomi yang rendah adalah sinyal bahaya. Kondisi ini harus segera disikapi agar daerah tidak semakin terpuruk.


Sumatera Barat harus bangkit. Industrialisasi berbasis potensi lokal perlu dihadirkan. Salah satu sektor potensial adalah pariwisata. Sumatera Barat perlu mencontoh Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali. Dua daerah tersebut mampu tumbuh melalui sektor pariwisata.


Kerisauan Dony Oskaria menjadi pemantik. Sejumlah tokoh mulai tersentak. Beberapa pihak ikut gelisah.


Saya termasuk yang risau. Istilah “labirin 4 persen” sudah berulang kali saya sampaikan. Dalam berbagai tulisan dan forum diskusi, hal itu terus saya tekankan. Namun, hasilnya belum berubah. Dari kuartal ke kuartal, kondisi nyaris stagnan.


Awal Tahun yang Sulit


Tahun baru biasanya membawa harapan baru. Namun, realitas belum sejalan. Tahun yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan pascabencana dan keterpurukan ekonomi tampaknya masih berat.


Masalah utamanya adalah konektivitas. Akses manusia dan barang masih tersekat. Jalur Lembah Anai masih buka-tutup. Jalur alternatif Sicincin–Malalak juga belum sepenuhnya lancar. Perputaran ekonomi pun tersendat.


Lembah Anai adalah nadi utama ekonomi Sumatera Barat. Jalur ini menjadi penghubung ibu kota provinsi dengan kabupaten dan kota penyangga. Jalur ini juga menghubungkan Padang dan Pekanbaru sebagai pasar utama.


Selasa, 17 Februari 2026, saya kembali melintasi kawasan tersebut. Itu adalah kali kedua saya melewati jalur Padang–Bukittinggi pascabencana hidrometeorologi.


Proses pemulihan memang berjalan. Namun, estimasi penyelesaian dalam 90 hari tampaknya akan molor. Titik bencana tidak berkurang. Longsoran susulan justru muncul setelah hujan deras.


Ramadhan seharusnya menjadi momentum kebangkitan makroekonomi. Lonjakan konsumsi saat Ramadhan biasanya mendorong pertumbuhan ekonomi. Produksi pangan dan sandang pun meningkat.


Sayangnya, momentum ini terancam tidak optimal. Hambatan transportasi masih menjadi kendala. Jalur Sitinjau Lauik tidak mungkin menjadi satu-satunya andalan. Kemacetan hampir pasti terjadi.


Berpeluang Kontraksi


Jika pada Q4/2025 Sumatera Barat tumbuh minus secara quarter to quarter dan year on year, maka Q1/2026 berpeluang kembali terkontraksi secara year on year.


Mengapa? Sulit bagi Sumatera Barat menyamai pertumbuhan Q1/2025 sebesar 4,66 persen. Angka tersebut ditopang kinerja Q4 2024 yang tumbuh 4,04 persen.


Artinya, Q1/2025 dimulai dari basis yang relatif kuat. Pertumbuhan bergerak dari 4,04 persen menjadi 4,66 persen.


Bandingkan dengan kondisi 2026. Pada Q4/2025, pertumbuhan hanya 1,69 persen. Artinya, awal 2026 dimulai dari basis yang rendah. Jaraknya sangat jauh untuk menyamai 4,66 persen.


Dalam 45 hari pertama Q1/2026, momentum sudah melemah. Hingga pertengahan Februari, ekonomi masih melambat. Konektivitas manusia dan barang belum pulih. Pasokan sembako dari dan menuju Kota Padang masih terhambat. Kondisi ini pasti berdampak negatif pada pertumbuhan.


Walau bukan data final, separuh periode Q1/2026 cukup menjadi dasar analisis. Perputaran ekonomi berat. Belanja pemerintah belum maksimal. Belanja modal masih minim.

Saya memperkirakan pertumbuhan Q1/2026 tidak akan melampaui 3 persen. Jika itu terjadi, maka secara year on year akan terjadi kontraksi, meski secara quarter to quarter tetap positif.


Fiskal yang Masih Abu-abu


Penggerak utama ekonomi Sumatera Barat adalah belanja pemerintah. Namun, belanja daerah pada awal 2026 tidak sebaik awal 2025.

Siklus belanja memang cenderung rendah di awal tahun. Transfer keuangan daerah belum sepenuhnya turun. Belanja awal tahun bertumpu pada SiLPA tahun sebelumnya.


Belanja modal dan jasa masih minim. Pemerintah baru menjalankan belanja rutin seperti gaji dan operasional. Dampaknya terhadap makroekonomi sangat terbatas.


Belanja rehabilitasi dan rekonstruksi juga belum berjalan optimal. Bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur fisik belum sepenuhnya digulirkan.


Tekanan fiskal menjadi penyebab utama. Taksiran kerugian akibat bencana hidrometeorologi mencapai sekitar Rp33 triliun. Penanganannya harus dilakukan secara multiyears.


Bencana pun belum sepenuhnya usai. Sejumlah daerah masih terdampak. Longsor dan banjir susulan terus terjadi.


Rasa waswas juga belum hilang. Masyarakat di daerah hiliran sungai masih cemas. Setiap hujan deras, debit air langsung meningkat. Kondisi ini ikut menekan aktivitas ekonomi.


Berharap Konsumsi


Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sangat bergantung pada konsumsi. Hambatan konektivitas memengaruhi ketersediaan barang dan jasa.


Harapan tetap ada. Idul Fitri diharapkan menjadi puncak konsumsi. Arus mudik perantau diyakini akan meningkatkan belanja masyarakat.


Secara peluang, Idul Fitri adalah momentum emas. Namun, kelancaran akses jalan menjadi kunci. Jika jalur utama masih buka-tutup dan belum beroperasi 24 jam, peluang ini bisa terlewat.


Perantau akan berpikir ulang untuk mudik. Mereka enggan pulang jika transportasi masih terkendala.


Harapannya, perbaikan jalur Lembah Anai dan Malalak dapat tuntas menjelang Idul Fitri. Setidaknya H-7, akses sudah terbuka 24 jam. Tanpa itu, Sumatera Barat kembali berisiko kehilangan momentum kebangkitan ekonomi di awal tahun.***

  



PADANG - PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu menyalurkan bantuan 200 zak semen dan 8.000 pcs Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk percepatan pembangunan 10 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang Batu Busuk yang dibangun oleh KADIN Sumbar.


Bertempat di lokasi pembangunan huntap di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bantuan berupa 200 zak semen dan 8.000 pcs Sepablock itu diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, kepada KADIN Sumbar yang diwakili Anggota Komite Tetap (Komtab) M. David Maisa, Rabu (18/2/2026).


Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang, di antaranya Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris dan Kepala Unit CSR Hernes. Kemudian, Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand, sejumlah tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan penerima bantuan huntap juga hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.


Win Bernadino menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Semen Padang dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir Desember 2025. Banjir bandang yang dipicu curah hujan ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah daerah di Sumatera Barat, termasuk Kecamatan Pauh, Kota Padang.


"Sejumlah rumah warga rusak berat, bahkan ada yang hanyut tersapu arus. PT Semen Padang sejak hari pertama bencana terjadi langsung bergerak. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat, tetapi juga menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material serta mengerahkan relawan. Kemudian, kami juga mendirikan Posko Semen Padang Peduli di beberapa titik terdampak, salah satunya di Kecamatan Pauh,” kata Win.


Menurut Win, pascabencana banjir bandang, tahap tanggap darurat kini telah bergeser ke tahap pemulihan. Karena itu, dukungan terhadap pembangunan hunian tetap atau huntap menjadi langkah penting agar masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. "Jadi, itulah mengapa kami dari PT Semen Padang ikut berkolaborasi dalam proyek pembangunan 10 unit huntap oleh KADIN Sumbar ini," ujar Win.


"Semoga dengan adanya bantuan semen dan Sepablock ini, pembangunan unit huntap yang ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat terwujud. Target tersebut menjadi motivasi kita bersama agar para korban banjir bandang ini dapat merayakan Lebaran di rumah baru. Keberadaan hunian permanen tersebut tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga simbol bangkitnya semangat masyarakat pascabencana," tambah Win.


Anggota Komtab KADIN Sumbar M. David Maisa menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Semen Padang. Ia menjelaskan, bantuan 200 zak semen akan difokuskan untuk pembangunan pondasi, sementara bantuan 8.000 pcs Sepablock akan mempercepat proses pembangunan huntap. Produk inovasi terbaru dari PT Semen Padang itu dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam aspek kekuatan dan efisiensi waktu pengerjaan.


“Sepablock ini memiliki desain interlocking yang membuat pemasangannya lebih cepat dan presisi. Cara penyusunannya seperti lego, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Selain itu, Sepablock juga dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap guncangan, sehingga dinilai cocok digunakan di wilayah rawan gempa seperti di Sumbar. Material ini juga lebih ramah lingkungan karena efisien dalam penggunaan mortar," katanya.


Dengan adanya dukungan material dari PT Semen Padang, KADIN Sumbar optimistis pembangunan 10 unit huntap dapat diselesaikan sesuai target. "Kami yakin 10 huntap ini selesai sebelum Lebaran, karena semua dindingnya dibangun menggunakan Sepablock,” ungkap David.


Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi pengusaha dalam membantu masyarakat terdampak. Ia menggambarkan dampak banjir bandang akhir tahun lalu cukup memukul warga Batu Busuk. Beberapa rumah rusak berat dan tidak lagi dapat ditempati, bahkan ada yang hanyut.


“Kehadiran PT Semen Padang dan KADIN Sumbar menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan huntap ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak. Jika target selesai sebelum Lebaran terwujud, maka Idulfitri tahun ini akan menjadi momen yang lebih bermakna bagi para korban—bukan lagi di pengungsian atau rumah sementara, tetapi di hunian tetap yang kokoh dan layak huni," katanya.


Penyaluran bantuan ini tidak sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Sumbar. (*)

 



TANAH DATAR - Nama Dony Oskaria menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Warga setempat mengenal Dony sebagai putra daerah yang berasal dari kampung mereka dan kini berkiprah di tingkat nasional.


Salah seorang warga, Is (56), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang jahit, mengaku mengenal baik keluarga Dony Oskaria. Menurutnya, Dony menghabiskan masa kecil di Nagari Tanjung Alam sebelum melanjutkan pendidikan ke luar daerah.


"Nagari Tanjung Alam ini memang kampung kelahiran Dony. Dari kecil dia tinggal di sini sampai sekolah dasar. Setelah itu baru besar dan melanjutkan hidup di Padang,” ujar Is saat ditemui di kediamannya, Kamis (19/2/2026).


Is mengatakan, meskipun Dony tidak terlalu sering pulang kampung, hubungan keluarganya dengan masyarakat sekitar tetap terjaga dengan baik. Ia menyebut, keluarga Dony dikenal ramah dan sederhana.


"Kalau Dony sendiri jarang pulang, tapi adiknya cukup sering. Mereka ramah, suka menyapa warga. Biasanya setahun sekali pulang ke kampung,” katanya.


Lebih jauh Is menyampaikan, rasa bangga masyarakat Tanjung Alam atas capaian Dony yang kini dipercaya mengemban amanah di tingkat pusat. Menurutnya, keberhasilan putra daerah tersebut memberi harapan positif bagi kampung halaman.


"Kami bangga. Orang kampung kami sekarang bisa menjabat di pusat. Secara tidak langsung, kami berharap pembangunan di kampung ini juga bisa lebih cepat dibantu,” ujarnya.


Rasa bangga ini, kata Is, bukan hanya soal jabatan, tetapi juga karena Dony Oskaria dinilai tidak melupakan asal-usulnya. Bagi warga, keberadaan sosok putra daerah di level nasional menjadi motivasi bagi generasi muda Nagari Tanjung Alam untuk terus berusaha dan berprestasi. (*)

  


Padang - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat, Rabu (18/2/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Ranah Minang.


Kehadiran Susmelawati bersama jajaran Humas disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Aset Junaidi Jarat, Sekretaris SIWO Andri Besman, serta sejumlah pengurus lainnya. 


Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang selama ini terjalin harmonis antara kedua institusi.


Dalam pertemuan tersebut, Kabid Humas Susmelawati, menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif antara kepolisian dan media.

 

Menurutnya, hubungan yang solid akan berdampak positif terhadap penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.


Susila juga menyampaikan sejumlah program strategis Polri, khususnya di bidang kehumasan, yang menitikberatkan pada keterbukaan informasi publik dan respons cepat terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Transparansi, menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Dalam kesempatan itu, Susmelawati turut menyampaikan pesan Kapolda Sumbar terkait peringatan Hari Pers Nasional (HPN). 


Susmelawati berharap momentum HPN dapat terus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah serta aparat penegak hukum. “Semoga pers tetap jaya dan terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.


Dia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang. Kritik terhadap institusi kepolisian, menurutnya, merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, ia berharap setiap kritik tetap disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mengedepankan asas keberimbangan.


“Informasi yang akurat dan berimbang sangat penting untuk mencerdaskan masyarakat. Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, sinergi yang baik antara polisi dan jurnalis menjadi kebutuhan bersama,” tegasnya.


Ia bahkan menegaskan bahwa tanpa dukungan dan peran media, kerja-kerja kepolisian tidak akan diketahui masyarakat secara luas. Publikasi yang profesional dinilai mampu menjembatani komunikasi antara aparat dan warga, sekaligus memperkuat akuntabilitas.


Sementara itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Polda Sumbar dalam membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan wartawan. 


Widya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis terus menjadi perhatian utama organisasi.


Widya menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wartawan di Sumatera Barat telah banyak mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya meningkatkan standar profesionalisme. 


Dia berharap ke depan sinergi dengan Polda Sumbar dapat semakin diperkuat, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan UKW.


Menurutnya, program Kapolri yang mendorong peningkatan kapasitas insan pers merupakan langkah positif. PWI Sumbar berharap Polda Sumbar juga dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan UKW di daerah, sehingga kualitas pemberitaan semakin meningkat dan berdampak positif bagi masyarakat.


Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang intens, membangun kepercayaan, serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan insan pers demi terwujudnya informasi yang kredibel, edukatif, dan mencerdaskan bangsa. (Ab)

  


Pasaman, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) melaksanakan audisi Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026, Sabtu (14/2), di Aula DPPKBP3A setempat.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan GenRe Award yang diselenggarakan untuk mendukung program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam rangka sosialisasi Pembangunan dan Ketahanan Keluarga guna meningkatkan kualitas generasi muda.


Kepala DPPKBP3A Pasaman Barat, Armen, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa program GenRe bertujuan membentuk remaja sebagai duta dan role model dalam perencanaan kehidupan yang matang dan bertanggung jawab.


“Melalui program GenRe, para remaja dibekali pemahaman empat substansi utama, yakni kependudukan, kesehatan reproduksi, ilmu pengetahuan, dan keterampilan hidup (life skill), sehingga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, ia berharap lahir duta-duta GenRe yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam perencanaan kehidupan berkeluarga dan pembangunan generasi yang berkualitas di daerah.


Sebanyak 53 remaja utusan SMA, SMK, MAN, dan perguruan tinggi di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti audisi yang berlangsung selama satu hari tersebut. Sebelum tahap wawancara, peserta telah mengikuti tes tertulis serta penilaian minat dan bakat melalui rekaman video yang dikirimkan kepada panitia.


Pada tahap audisi, peserta menjalani wawancara meliputi pengetahuan tentang GenRe, pengetahuan umum, keagamaan, kepribadian, serta kemampuan berbicara di depan publik (public speaking).


Dari hasil seleksi, dewan juri menetapkan 10 finalis putra dan 10 finalis putri yang akan melaju ke Grand Final yang direncanakan digelar pada Mei 2026 mendatang. Selama masa karantina menuju Grand Final, para finalis diwajibkan melaksanakan program kerja yang telah mereka rancang sebagai bentuk implementasi nilai-nilai GenRe di tengah masyarakat.


Adapun sebaran finalis berasal dari beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Pasaman, Luhak Nan Duo, Kinali, Lembah Melintang, dan Sungai Beremas, dengan perwakilan dari sejumlah sekolah dan madrasah aliyah negeri maupun swasta.


DPPKBP3A Pasaman Barat juga menjadwalkan Technical Meeting II pada Senin (16/2) guna menyampaikan persiapan pelaksanaan program kerja, tantangan (challenges), serta teknis menuju Grand Final. (**)

  


PADANG - Kepengurusan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) periode 2025-2028 akan segera dilantik. Pelantikan tersebut akan dirangkai dengan kegiatan Berbuka Puasa dan Doa Bersama, sekaligus penyerahan Medal of Honor dan Sertifikat Bakti untuk Negeri kepada 24 tokoh dan lembaga peduli bencana pada Sabtu, 7 Maret 2026.


Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menyampaikan bahwa doa dan berbuka bersama ini digelar tepat tiga bulan pascabencana banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Indonesia, termasuk sejumlah daerah di Sumbar.


“Ini merupakan bentuk Bhakti untuk Negeri dari JPS, sekaligus refleksi dan doa bersama untuk para korban bencana,” ujar Adrian usai rapat panitia yang dipimpin Ketua Panitia Pelantikan, Almudazir, Senin (16/2/2026) di Padang.


Menurut Adrian, para tokoh dan lembaga pemerintah, swasta, serta BUMN yang menerima Anugerah Medal of Honor (Bhakti untuk Negeri) dipilih berdasarkan hasil pengamatan langsung, konsistensi aksi di lapangan, serta rekam jejak digital terkait kepedulian mereka terhadap penanganan bencana.


“Kepedulian itu terlihat sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan. Aksi mereka menginspirasi banyak pihak, khususnya dalam penanganan bencana di Sumbar dan Sumatera pada umumnya,” katanya.


Ia menambahkan, tim perumus Medal of Honor JPS awalnya menghimpun sekitar 110 nama tokoh dan lembaga melalui penelusuran mesin pencari dan pemantauan media.


Proses penilaian dilakukan secara maraton hingga akhirnya ditetapkan 12 penerima dari kategori tokoh dan 12 dari kategori lembaga yang dinilai paling layak menerima penghargaan.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Almudazir, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi.


“Pelantikan ini merupakan momentum pengabdian JPS kepada masyarakat dan daerah,” ujarnya, didampingi Penasehat JPS Sumbar Novianto Ucok, serta puluhan anggota JPS dari berbagai media di Sumbar. 


Panitia menyebutkan, seluruh rangkaian kegiatan masih bersifat tentatif dan akan terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan.


Diharapkan, kegiatan ini dapat memperkuat peran media dalam pembangunan daerah serta meningkatkan sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat.


Berikut calon penerima Medal of Honor JPS Bakti untuk Negeri


Kategori Tokoh:

1. Dony Oskaria

2. Andre Rosiade

3. Zigo Rolanda

4. Vasko Ruseimy

5. Sonny Affandi

6. Ferry Irwandi

7. Maigus Nasir

8. Rahmat Saleh

9. Harneli Bahar

10. Nevi Zuairina

11. Nurhayati Subakat

12. Raffi Ahmad


Kategori Lembaga:

1. Pertamina Patra Niaga Area Sumbar

2. Hutama Karya

3. Angkasa Pura II - BIM

4. PT Semen Padang

5. Bank Negara Indonesia

6. Bank Nagari

7. Nindya Karya

8. Kementerian Perhubungan

9. IKM

10. Polda Sumatera Barat

11. BP BUMN

12. Kodam I Bukit Barisan/Tuanku Imam Bonjol (*)

  


Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara sebagai momentum penguatan arah kebijakan ekonomi nasional pada Jumat, (13/2/2026). 


Forum tersebut dihadiri Kepala BP BUMN Dony Oskaria, pimpinan kementerian dan lembaga, serta pengelola investasi negara untuk membahas kondisi dan prospek perekonomian Indonesia ke depan.


Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat investasi, serta memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 


Melalui tata kelola yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, BUMN diharapkan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Danantara atas kinerja yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menyebut hasil efisiensi dan reformasi yang dilakukan mampu menghasilkan capaian hingga empat kali lipat dibandingkan tahun 2024.


“Saya terima kasih Danantara dalam satu tahun Anda bekerja, hasil daripada efisiensi saudara, reformasi saudara, sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024,” ujar Prabowo.


Presiden menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara serta sumber daya alam secara optimal demi kepentingan rakyat Indonesia.


Menurutnya, pengelolaan tersebut harus dilakukan secara bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.


“Kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh sumber daya alam kita, dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita,” katanya.


Ia juga menyampaikan rasa bangga atas kerja keras jajaran kabinet, kepala badan, serta seluruh tim pemerintah yang dinilai telah menunjukkan kinerja positif. 


Prabowo menekankan bahwa seluruh upaya pembangunan dan reformasi ekonomi harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat.


“Kita bekerja untuk rakyat kita, itu yang saya tekankan saudara-saudara sekalian,” tutup Presiden. (***)

  


Jakarta, – Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat yang melibatkan hampir seluruh perusahaan induk dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi.


Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mudik gratis ini akan diikuti oleh lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia.


Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata mengatakan program mudik gratis menyediakan fasilitas angkutan transportasi darat, laut, dan kereta api dengan standar keselamatan yang terjamin.


"Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan," ujar Tedi.


Terdapat lebih dari 64 ribu pemudik akan diberangkatkan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33 ribu pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik akan menggunakan 42 unit kapal laut.


Rencananya, Flag Off pemberangkatan moda bus direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.


Tedi menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antar-BUMN lintas sektor yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan.


Sinergi ini menegaskan komitmen BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang terus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran.


Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara Rohan Hafas mengatakan Danantara mendukung program ini sebagai wujud komitmen BUMN yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat.


"Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan, melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat," kata Rohan.


Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026 Muhammad Awaluddin menyampaikan program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan.


"Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat," ujar Awaluddin.


Pada tahun 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran ganda. (***)

  


Jakarta, – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menegaskan realisasi anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tahun 2025 sebesar 96,12 persen harus sejalan dengan kualitas fisik pekerjaan di lapangan serta tepat sasaran.


Penegasan itu ia sampaikan dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 bersama Menteri PKP pada Selasa (10/2/2026).


Zigo menyatakan capaian serapan anggaran yang tinggi tidak boleh hanya berhenti pada angka administratif. Menurutnya, kualitas bangunan dan manfaat program bagi masyarakat harus menjadi tolok ukur utama.


“Realisasi anggaran 96,12 persen harus benar-benar sejalan dengan kualitas fisik di lapangan dan ketepatan sasaran program,” tegas Zigo dalam rapat tersebut.


Ia menekankan Komisi V DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program perumahan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 


Memasuki Tahun Anggaran 2026, Zigo memastikan Komisi V DPR RI akan mengawal peningkatan anggaran Kementerian PKP menjadi Rp10,89 triliun.


Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung target 400.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).


Menurut Zigo, lonjakan target itu membutuhkan dukungan sistem yang kuat dan koordinasi lintas sektor. Ia tidak ingin program BSPS terhambat persoalan birokrasi maupun kendala lahan.


“Kami akan terus mengawal agar target 400.000 unit BSPS dapat terlaksana tanpa hambatan birokrasi maupun kendala lahan,” ujarnya.


Selain pengawasan anggaran, Zigo juga mendesak percepatan pembangunan hunian bagi korban bencana. Ia meminta Kementerian PKP segera menyelesaikan berbagai persoalan status lahan pada aset-aset mangkrak.


Menurutnya, penyelesaian lahan menjadi kunci agar pembangunan tidak berlarut-larut.


Zigo menegaskan setiap rupiah anggaran negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.


“Setiap rupiah anggaran yang dialokasikan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.


Melalui pengawasan ketat Komisi V DPR RI, Zigo berharap program perumahan nasional berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia. (***)

  


Jakarta, – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengumumkan pembukaan pendaftaran Pulang Basamo 2026 gelombang kedua bagi masyarakat Minangkabau yang berada di wilayah Jabodetabek.


Andre menyampaikan, pendaftaran gelombang kedua akan dibuka pada Senin, 10 Februari 2026, mulai pukul 19.30 WIB. Program tahunan ini kembali digelar untuk memfasilitasi perantau Minang pulang kampung secara aman, tertib, dan terkoordinasi.


“Untuk gelombang kedua disediakan 150 unit bus, dengan rincian 75 bus tujuan Padang dan 75 bus tujuan Bukittinggi. Saya mengajak seluruh dunsanak Minang di Jabodetabek agar tidak melewatkan kesempatan ini,” ujar Andre dalam keterangannya.


Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, antusiasme masyarakat terhadap Pulang Basamo setiap tahun sangat tinggi. Karena itu, ia meminta calon peserta segera menyiapkan seluruh persyaratan dan melakukan pendaftaran tepat waktu.


“Jika ada keluarga atau kawan yang ingin ikut, segera diinformasikan agar mendaftar sesuai jadwal yang telah ditentukan,” tambahnya.


Andre juga mengarahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi resmi melalui akun Instagram Pulang Basamo Nasional di @pulangbasamonasional atau menghubungi Admin Pulang Basamo melalui WhatsApp di 0811-8008-109.


Program Pulang Basamo 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Andre Rosiade dalam memperkuat ikatan perantau dengan kampung halaman, sekaligus memastikan tradisi mudik masyarakat Minangkabau berjalan lancar dan terorganisasi. (***)

Selamat datang di Website www.analitisnews.my.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius