Anggota Komisi XII DPR RI Nevi Zuairina Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak



ANALITISNEWS - Anggota Komisi XII DPR RI dari Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.

Dalam acara dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumbar baru-baru ini, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan pentingnya melanjutkan perjuangan tokoh perempuan Indonesia yang telah meletakkan fondasi keadilan dan kesetaraan sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Nevi menyebutkan tokoh-tokoh hebat dari Minangkabau seperti Rasuna Said, Rohana Kudus, Rahmah El Yunusiyah, dan Siti Manggopoh, yang telah memberikan sumbangsih besar dalam memperjuangkan hak perempuan dan anak.

Ia menekankan pentingnya semangat perjuangan mereka terus dihidupkan, khususnya oleh legislator perempuan.

Sebagai legislator perempuan, Nevi menegaskan bahwa ia bersama koleganya terus bekerja keras menciptakan kebijakan yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan.

Salah satu fokusnya adalah memastikan akses pendidikan yang setara bagi anak perempuan sebagai kunci pemberdayaan.

Dalam bidang kesehatan reproduksi, Nevi menyebut bahwa perhatian khusus diberikan untuk memastikan perempuan memiliki akses layanan kesehatan memadai serta informasi akurat.

Ia menekankan pentingnya kesetaraan gender di berbagai sektor, seperti ekonomi, politik, dan sosial, untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan adil.

Salah satu capaian besar adalah pengesahan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA).

Menurut Nevi, UU ini menjadi langkah maju dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi ibu dan anak, khususnya selama seribu hari pertama kehidupan.

"UU KIA tidak hanya menjamin pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memperhatikan aspek ketenagakerjaan, seperti hak cuti melahirkan, fasilitas laktasi di tempat kerja, serta perlindungan perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai pekerja dan ibu," jelas Nevi.

Ia optimistis UU KIA akan berdampak signifikan pada visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan terciptanya masyarakat inklusif, keluarga berkualitas, dan kesetaraan gender.

Meski banyak kemajuan telah dicapai, Nevi mengakui masih ada tantangan, seperti diskriminasi, stereotip gender, dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Namun, ia optimistis dengan kerja keras dan dukungan masyarakat, tantangan tersebut dapat diatasi.

"Kami akan terus berjuang dengan keberanian dan ketekunan demi menciptakan dunia yang lebih baik bagi perempuan dan anak. Dengan dukungan masyarakat, kami yakin perubahan positif akan terus terwujud," kata Nevi Zuairina. (**)

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.analitisnews.my.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius