ANALITISNEWS - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan empat warga negara Indonesia (WNI) asal Binjai dan Deli Serdang, Sumatera Utara, meminta pertolongan setelah mengaku mengalami penyiksaan dan penelantaran di tempat kerja mereka di Kamboja.
Dalam video tersebut, salah satu dari korban bernama Cikal Ramadhan, yang diketahui masih berusia remaja dan merupakan anak yatim piatu, terlihat memohon agar segera dipulangkan ke Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan tiga rekannya sudah tidak tahan dengan perlakuan yang mereka terima dan merasa terjebak tanpa akses keluar dari lokasi tempat mereka bekerja.
Keempat WNI itu diduga menjadi korban perdagangan orang dan dieksploitasi di sebuah perusahaan di Kamboja. Mereka mengaku mengalami kekerasan fisik dan tidak mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja.
Pihak Kementerian Luar Negeri RI telah menyatakan sedang menelusuri kebenaran video tersebut dan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh untuk segera mengambil langkah perlindungan terhadap para WNI.
"Kami telah menerima informasi terkait video tersebut dan saat ini tim kami sedang berupaya mengonfirmasi keberadaan dan kondisi para WNI yang bersangkutan," ujar Juru Bicara Kemlu RI.
Kasus ini kembali menyoroti maraknya praktik perdagangan orang yang menyasar warga Indonesia untuk dipekerjakan secara ilegal di luar negeri. Pemerintah diimbau untuk memperketat pengawasan dan penindakan terhadap sindikat pengiriman tenaga kerja ilegal.
Sumber : Update Nusantara

0 Post a Comment:
Posting Komentar