Mahasiswa Pertanyakan Komitmen Pemerintah Dalam Mewujudkan Aceh Utara Bangkit

 


ANALITISNEWS - Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh Utara (FKM-ACUT) mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan program Aceh Utara Bangkit. Sebelumnya lima prioritas di songsong, salah satunya meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di segi pertanian.


"Masa kerja 100 hari di depan mata, rapat evaluasi 100 hari kerja Pemkab Aceh Utara telah digelar dan dirilis di website pemerintahan Aceh Utara, yang dianggap sebagai batu ujian terhadap komitmen nyata sebagai pemimpin baru," kata Presiden FKM-Acut, Khussyairi, Sabtu, 17 Mei 2025.


Dikatakan Khussyairi, kawasan sektor pertanian terluas di Provinsi Aceh adalah Aceh Utara, luasnya mencapai 38.858 hektare sawah masuk ke program perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.


Menurutnya, Bendungan Krueng Pasee adalah satu infrastruktur yang menunjang berjalannya proses sektor pertanian. Akan tetapi bendungan ini telah lama mencekik urat nadi rakyat terkhusus delapan Kecamatan di Aceh Utara dan satu kecamatan  kawasan Lhokseumawe.


Persoalan ini, kata dia, harus dapat perhatian dari pusat karena persoalan proyek skala nasional yang merebut hak masyarakat. Ia mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk segera mengambil langkah kongkret demi terwujudnya selogan Aceh Utara bangkit.


“Apakah itu program ketika Pemilu atau untuk membangkitkan Aceh Utara, masyarakat tidak mau program prioritas hanya menjadi daftar mimpi, dan seluruh elemen berhak mengawal, mengkritik dan mendorong keterbukaan langkah awal pemerintahan,” kata Khussyairi.***

0 Post a Comment:

Posting Komentar

Selamat datang di Website www.analitisnews.my.id, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Firma Ragnius